

Namanya Tina, usianya masih 16 tahun dan masih duduk di bangku SMA. Ia duduk di depan minimarket bukan untuk nongkrong, melainkan berjuang mengumpulkan biaya pengobatan ayahnya yang sudah bertahun-tahun sakit stroke. Tak hanya itu, Tina juga harus memastikan keluarganya tetap bisa bertahan hidup.

Masalah tak berhenti sampai disitu, sang ibu pergi dan meninggalkan Tina berjuang sendirian. Tina harus menghadapi semuanya tanpa sosok tempat bersandar. Di usia yang masih muda, ia harus mengambil peran besar yaitu merawat ayahnya dan menjaga adiknya.

Sepulang sekolah, Tina langsung berkeliling menjual keripik pisang tanpa sempat beristirahat. Ia berharap dagangannya laku untuk memenuhi kebutuhan makan dan biaya pengobatan ayahnya. Namun sering kali ia pulang dengan tangan kosong, membawa lelah tanpa hasil.
Meski hidup terasa berat, Tina tidak pernah berhenti berjuang. Ia rela menahan lapar, mengubur keinginannya sendiri, dan tetap melangkah demi keluarganya. Karena ia tahu, saat ini cuma ia satu-satunya harapan keluarga.
“ayah stroke, ibu udah pergi kalau bukan Tina siapa lagi yang bisa keluarga andalkan” ucapnya lirih

Jangan biarkan Tina berjuang sendirian. Ia butuh bantuan untuk bisa membawa ayahnya berobat, serta mencukupi kebutuhan makan dan sekolah. Tina sudah berjuang semaksimal mungkin, sekarang saatnya kita hadir untuk membantunya


![]()
Belum ada Fundraiser