“Kalau aku nggak jualan, nenek sama adikku nggak bisa makan, Kak.”
Kalimat Seni, anak berusia 10 tahun yang harus berjuang memenuhi kebutuhan keluarganya, menjadi pengingat bahwa tak semua anak bisa menikmati masa kecilnya dengan tenang.
Sepulang sekolah, Seni berkeliling menjajakan pisang cokelat dan martabak telur. Hasil jualannya ia gunakan untuk membantu membeli makanan bagi neneknya yang sedang sakit dan adik kecilnya. Namun, ketika dagangan sepi, kebutuhan makan mereka pun ikut terancam.
Alhamdulillah, pada 14 Oktober 2026, bantuan dari Kerabat Peduli kembali hadir untuk Seni dan keluarganya. Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai dan paket sembako, termasuk beras, telur, mi, serta kebutuhan pangan lainnya.

Kali ini, senyum bahagia kembali merekah di wajah Seni. Di tengah perjuangan berat yang harus ia jalani sejak kecil, kehadiran bantuan ini menjadi pengingat bahwa masih ada banyak orang yang peduli terhadap dirinya dan keluarganya. Semoga bantuan tersebut bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka dan membuat beban yang selama ini terasa berat menjadi sedikit lebih ringan.
Terima kasih, Kerabat Peduli, telah ikut menghadirkan kebahagiaan untuk Seni dan keluarganya. Mungkin bagi kita bantuan ini terlihat sederhana, tetapi bagi mereka yang sedang kesulitan, perhatian sekecil apa pun bisa begitu berarti.

Namun, perjuangan Seni bukan satu-satunya kisah yang membutuhkan perhatian kita. Masih banyak keluarga lain yang berusaha memenuhi kebutuhan makan setiap harinya.
Ada pepatah yang mengatakan, “Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.” Begitu pula dengan kebaikan. Ketika banyak orang bersedia berbagi, bantuan yang terkumpul bisa menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan.
Yuk, Kerabat Peduli, teruskan kebaikan ini dengan berdonasi. Tak perlu menunggu berlebih untuk berbagi, karena kita tak pernah tahu betapa berartinya bantuan yang kita berikan bagi seseorang yang sedang berjuang.
Terima kasih, orang baik, sudah ikut menjaga harapan Seni dan keluarganya.
Salam Hangat,
Ruang Kita Peduli










