Tidak semua anak pulang sekolah dengan membawa cerita tentang pelajaran atau permainan bersama teman. Bagi Seni, yang ada di pikirannya justru pertanyaan sederhana namun berat: "Hari ini nenek dan adik makan apa?"
Di usia 10 tahun, Seni tumbuh dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar dari usianya. Setelah kedua orang tuanya pergi tanpa kabar, ia berusaha menjadi sandaran bagi nenek yang sakit dan adik kecil yang masih membutuhkan perhatian.
Setiap sore, ia berkeliling menjajakan pisang coklat dan martabak telur. Dari dagangan itulah Seni berharap bisa membawa pulang sesuatu untuk keluarganya. Meski hasilnya tak selalu pasti, ia tetap berusaha menjalani hari demi hari dengan penuh keteguhan.
Alhamdulillah, pada 6 Mei 2026, berkat dukungan #OrangBaik, bantuan berupa paket sembako telah tersalurkan untuk Seni dan keluarganya.

Bantuan ini menjadi kabar baik bagi keluarga kecil yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Berbagai kebutuhan pokok yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan makan sehari-hari serta meringankan beban yang selama ini dipikul oleh Seni.
Mungkin bagi sebagian orang, satu paket sembako hanyalah sekumpulan bahan kebutuhan dapur. Namun bagi keluarga Seni, bantuan tersebut menghadirkan rasa tenang yang sulit dinilai dengan angka. Sebab di balik setiap butir beras yang diterima, ada kepastian bahwa nenek dan adiknya dapat menikmati makanan yang layak. Di balik setiap bantuan yang tersalurkan, ada harapan yang kembali tumbuh di tengah kehidupan yang penuh perjuangan.
Masya Allah, kebaikan yang dititipkan para donatur telah menjadi pengingat bahwa Seni dan keluarganya tidak berjalan sendiri. Masih ada banyak hati baik yang turut menguatkan mereka melewati hari-hari yang tidak mudah.Terima kasih, #OrangBaik.
Karena bantuan yang diberikan, seorang anak kecil bisa sedikit mengurangi kekhawatirannya. Dan karena kebaikanmu, langkah kecil Seni untuk menjaga nenek dan adiknya terasa lebih ringan dari sebelumnya.
Salam Hangat
Ruang Kita Peduli








