Kerabat masih ingat dengan Abah Saefudin? seorang kakek difabel yang sehari-hari mengadu nasib dengan menjual jasa pompa angin motor keliling. Meski kedua kakinya tak lagi utuh, Abah tetap memilih bekerja dan berkeliling dari pagi hingga sore demi bertahan hidup.
Penghasilan yang diperoleh sangat tidak menentu. Tak jarang Abah pulang tanpa membawa uang sepeser pun, bahkan pernah selama seminggu penuh tidak mendapatkan pelanggan sama sekali.
Melihat kondisi tersebut, para dermawan tergerak untuk memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata. Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako untuk memenuhi kebutuhan pangan harian, santunan tunai guna membantu mencukupi kebutuhan mendesak, serta pemodalan usaha bengkel kecil sebagai upaya jangka panjang agar Abah Saefudin dapat memiliki sumber penghasilan yang lebih layak dan berkelanjutan.

Pemodalan usaha bengkel ini diharapkan dapat menjadi titik awal perubahan hidup Abah Saefudin.
Dengan usaha bengkel sederhana di lokasi yang lebih menetap, Abah tidak perlu lagi berkeliling jauh dengan kondisi fisik yang terbatas, sehingga risiko kelelahan dan kesulitan di jalan dapat diminimalkan.
Selain itu, peluang mendapatkan pelanggan pun diharapkan menjadi lebih stabil.

Semoga bantuan ini membawa manfaat, meringankan beban hidup Abah Saefudin, serta menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang telah berkontribusi. Kepedulian kecil yang dilakukan bersama, diharapkan mampu menumbuhkan harapan besar bagi mereka yang membutuhkan.
Salam Hangat
Ruang Kita Peduli






