

Sejak lahir Lili memiliki kondisi kaki berbeda dari anak-anak pada umumnya. Hal tersebut membuatnya harus menghadapi banyak hal yang tidak mudah, bahkan untuk berjalan saja terkadang ia harus menahan rasa sakit dan ngilu di kakinya.
Beberapa kali, Lili juga pernah terjatuh hingga mengalami cedera saat sedang beraktivitas. Namun, kondisi tersebut tidak membuat Lili menyerah pada keadaan.
Sepulang sekolah, ketika anak-anak seusianya bisa beristirahat, Lili justru berkeliling menawarkan pulsa, paket data dan kue untuk membantu ibunya memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski hasil jualannya tidak seberapa, Lili tetap menjalaninya karena ia ingin ikut meringankan beban sang ibu.

Sejak ayahnya meninggal ketika Lili masih berada dalam kandungan, ia hanya tinggal bersama sang ibu. Di tengah keterbatasan yang dimiliki, Lili tetap berusaha belajar dan menyimpan cita-cita untuk bisa melanjutkan kuliah dan menjadi seorang perawat.
“Lili harus bantuin ibu. Lili ingin bisa kuliah, jadi perawat, dan membanggakan ibu.”
Meski langkahnya tidak selalu mudah, Lili juga harus menghadapi hinaan dan ejekan dari orang-orang yang meremehkan kondisi fisiknya. Sempat merasa sedih, Lili memilih untuk bangkit dan tidak membiarkan perkataan orang lain menghentikan langkahnya untuk sekolah dan mengejar cita-cita. Sebab, masih ada ibu yang ingin ia bahagiakan dan masa depan yang ingin ia perjuangkan.

Teman-teman, kebayang nggak sih kalau anak seusia Lili harus berjuang sekuat ini demi membantu ibunya, sementara dirinya sendiri juga masih membutuhkan banyak dukungan?
Yuk, #TemenBaik ikut meringankan langkah Lili agar ia bisa terus bersekolah, membantu kebutuhan hidup bersama ibunya, dan mengejar cita-citanya menjadi seorang perawat. Uluran tanganmu hari ini bisa menjadi bagian dari perjalanan Lili menuju masa depan yang lebih baik.


![]()
Belum ada Fundraiser