
"Putri cuma ingin sekolah terus, biar bisa bantu orang tua hidup lebih layak..."

Anak kecil cantik ini bernama Putri, usianya 12 tahun, namun beban hidupnya sudah seperti orang dewasa.
Saat anak-anak lain bisa bermain dan menikmati masa kecilnya, Putri justru harus memikirkan bagaimana cara bertahan hidup dan tetap bisa sekolah. Sejak banjir bandang melanda Aceh, hidupnya berubah total. Rumah mereka rusak, barang-barang hilang, termasuk perlengkapan sekolah yang selama ini ia gunakan untuk belajar.
Ayah Putri tidak memiliki pekerjaan tetap sejak bencana terjadi, sementara ibunya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan kecil dan tidak menentu, sekitar Rp20.000 per hari. Kondisi ini membuat kebutuhan hidup keluarga semakin sulit terpenuhi, bahkan untuk makan sehari-hari pun sering kekurangan.

Beban hidup mereka semakin berat karena kontrakan yang ditempati sudah menunggak beberapa bulan. Di tengah kondisi serba sulit itu, Putri tetap berangkat sekolah setiap hari bersama adiknya menggunakan sepeda tua, meski perjalanan tidak selalu mudah dan kondisi hidupnya jauh dari kata layak.

Sepulang sekolah, Putri berjualan jajanan kecil keliling kampung. Dari hasil jualannya ia hanya mendapatkan sekitar Rp10.000–Rp15.000 per hari, itu pun tidak selalu habis terjual.
Di saat yang sama, ia juga harus membantu menjaga adik kecilnya di rumah, sehingga tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat seperti anak seusianya.

Di tengah semua keterbatasan itu, Putri tetap bertahan. Ia terus berusaha agar bisa sekolah dan berharap bisa melanjutkan pendidikan untuk memperbaiki masa depannya.
Teman-teman, saatnya kita hadir untuk Putri dan membantunya melanjutkan perjuangan ini yuk


![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik