Bantuan disalurkan kepada Ari dan dua saudara difabelnya yang selama ini berjuang bertahan hidup di tengah keterbatasan.
Ari, anak berusia 9 tahun, mengalami kelainan kaki bengkok ke arah dalam sehingga harus berjalan dengan bertumpu pada tangan dan lututnya. Meski menahan sakit, ia tetap membantu keluarga dengan menjual dompet rajut buatan kakaknya.
Sejak ayah meninggalkan keluarga, sang ibu bersama ketiga anaknya harus bahu membahu untuk mencukupi kebutuhan hidup. Penghasilan Ari dari berjualan hanya sekitar Rp5.000–Rp10.000, jumlah yang belum cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Melihat kondisi tersebut, para dermawan tergerak untuk memberikan bantuan berupa paket sembako, tools kit sekolah, beasiswa pendidikan bagi anak-anak, serta pemodalan usaha untuk membantu keluarga ini memiliki penghasilan yang lebih berkelanjutan.

Alhamdulillah, hadirnya bantuan dan perhatian dari para dermawan menjadi secercah harapan yang sebelumnya tak pernah mereka bayangkan. Kini Ari dan saudara-saudaranya dapat melanjutkan pendidikan dengan lebih tenang, serta perlahan membangun kehidupan yang lebih layak.
Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan menjadi penguat langkah bagi Ari dan keluarganya, sekaligus menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi.
Salam Hangat
Ruang Kita Peduli >< Amanah Kebaikan Insani





