Puluhan tahun hidup dengan penyakit kulit langka yang menyebabkan ribuan benjolan muncul di seluruh tubuhnya, tak pernah mudah bagi Mak Iim. Selama itu pula, ia harus menelan pahitnya cibiran dan tatapan aneh dari orang-orang di sekitarnya.
Namun di balik semua itu, Mak Iim tetap memilih untuk tidak menyerah pada keadaan.
Penyakit yang dideritanya membuat Mak Iim sulit mendapatkan pekerjaan yang layak. Meski begitu, dengan tekad yang kuat, ia berusaha menyambung hidup dengan berjualan air minum di pinggir jalan. Hasilnya memang tak seberapa sering kali jualannya tak laku karena banyak orang takut tertular penyakitnya. Tapi Mak Iim tetap berusaha, meyakini bahwa rezeki sekecil apa pun tetap harus disyukuri.
Dalam kesepiannya, satu-satunya teman setia Mak Iim adalah seekor kucing kesayangan. Ketika rasa sedih datang dan air mata tak terbendung, kehadiran sang kucing menjadi penghibur dan penguat baginya untuk terus bertahan.
Alhamdulillah, berkat kepedulian para orang baik, Ruang Kita Peduli bersama Temen Baik telah menyalurkan bantuan untuk Mak Iim. Bantuan yang diberikan meliputi:
-
Kebutuhan pokok (sembako dan pakan kucing),
-
Peralatan rumah tangga seperti kasur, kipas angin, dan dispenser,
-
Serta santunan tunai untuk membantu pengembangan modal usaha agar Mak Iim dapat melanjutkan usahanya dengan lebih layak.


Mak Iim menyambut bantuan ini dengan haru dan penuh rasa syukur. Ia tak henti mengucapkan terima kasih kepada para dermawan yang masih peduli terhadap dirinya di tengah ujian hidup yang berat.
Semoga bantuan ini menjadi penguat bagi Mak Iim untuk terus berjuang dan menjadi ladang pahala bagi semua pihak yang telah berbagi kebaikan.
Karena sekecil apa pun bantuan yang diberikan, bisa menjadi harapan besar bagi mereka yang berjuang sendirian. 💖
Salam Hangat
Ruang Kita Peduli >< Temen Baik








