Hallo #KerabatPeduli masih ingatkah kalian dengan kisah dari herman? Seorang Ramaja berusia 18th dengan kondisi alami kelainan dibagian kedua kaki. Mesti dilahirkan dalam kondisi tubuh tak sempurna, hebatnya herman memiliki semangat juang yang besar utamanya dalam mencukupi kebutuhan keluarga.
Sehari-hari herman bekerja sebagai penjual gula merah keliling. Jalanan terjal dan bebatuan mesti ia lewati demi bisa menemui para pelanggannya.
Tubuh lecet hingga berdarah menjadi kenyataan yang tak bisa ia hindari, sebab kaki yang tak sempurna melangkah tanpa sedikitpun menggunakan alas. Belum lagi tangannya mesti bekerja keras menahan beban box berisi gula merah agar tidak tumpah.

Herman sempat bercerita jika dirinya memiliki harapan besar tuk bisa beralih profesi sebagai tukang jahit pakaian setelah memperoleh pelatihan menjahit dari salah satu lembaga pemerintahan. Namun, tingginya biaya mesin jahit membuatnya kerap mengurungkan asanya tersebut. "Jangankan tuk beli mesin jahit.. untung jualan gula aja kadang tak cukup buat sambung makan setiap hari" Ucapnya
Mendengar harapan tersebut, kebaikan dari kerabat peduli pada akhirnya kami alokasikan untuk membelikan sebuah mesin jahit bagi herman. Betapa girangnya herman, saat barang yang ia anggap mewah itu diturunkan dari mobil.
Tangannya terlihat lihai dalam memainkan mesin jahit barunya tersebut. Bahkan tak lama dari datangnya mesin jahit, datang orderan pertama baginya.
Tak hanya bantuan pemodalan usaha, herman pun menerima paket sembako dan santunan tunai yang dibutuhkan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari bersama keluarga.
Terimakasih #KerabatPeduli, kebaikan yang terkadang kita anggap kecil ternyata dipandang sesuatu yang besar dan membahagiakan bagi orang lain. Semoga Allah SWT membalas kebaikanmu dengan ganjaran pahala berlipat ganda. Aamiin
Salam Hangat
Ruang Kita Peduli >< Berlimpah Kebajikan Indonesia








