

Terlihat dua anak sedang belajar di pinggir jalan. Awalnya salut, mengira mereka sedang kerja kelompok atau benar-benar rajin memanfaatkan waktu. Tapi ternyata ada alasan dibalik itu yang benar-benar memilukan.

Usianya baru 9 tahun tapi Rizki harus menjalani hidup tanpa orang tua. Ia hanya berdua bersama adiknya Ramdan, saling menjaga dan menguatkan. Tak ada yang menyiapkan makan, tak ada yang mengingatkan belajar. Semua mereka lakukan sendiri, semampu yang mereka bisa.

Demi bertahan, Rizki keliling jualan es mambo titipan tetangga sambil ditemani adiknya. Hebatnya ia tetap menyempatkan belajar di sela-sela waktu yang ada. Dari dagangan kecil yang harganya hanya dua ribuan, ia berharap bisa cukup, walau hanya untuk membeli satu kilo beras.
Namun sayang harapan tak pernah sesuai kenyataan. Dagangannya sulit sekali laku. Beras tak bisa dibeli, Rizki dan Ramdan hanya bisa menahan lapar dan mengandalkan air putih untuk bertahan.

Meski begitu, Rizki tetap bertahan. Ia tetap ingin sekolah, tetap ingin punya masa depan. Kini, Rizki tidak bisa berjuang sendirian. Mari bantu Rizki dan adiknya agar bisa hidup lebih layak dan tetap melanjutkan mimpinya


![]()
Belum ada Fundraiser