ImageGantikan Peran Ayah Cari Nafkah Sampai Larut Malam...
Image

Gantikan Peran Ayah Cari Nafkah Sampai Larut Malam, Bantu Ringankan Juang Jajang

Rp 9.941.137 terkumpul dari Rp 36.500.000
224 Donasi 26 hari lagi

Penggalang Dana

Image

Apa yang biasanya dilakukan anak usia 9 tahun saat jam 10 malam? Pasti sudah tidur nyenyak di kasur yang hangat.

Tapi tidak dengan Jajang, di jam segitu ia justru masih harus menahan dingin menembus gelapnya malam, sendirian mendorong gerobak bakso cuanki yang berat demi sang ayah.

Jajang (9 tahun) adalah anak kelas 4 SD yang seharusnya menghabiskan waktu sorenya untuk bermain dan belajar dengan tenang.

Namun, saat langit mulai gelap, ia justru harus bersiap mendorong gerobak bakso yang berat menembus dinginnya malam.

Ketangguhan Jajang bukan tanpa alasan, semua ia lakukan karena rasa bakti yang besar kepada sang ayah. Sang ayah, Pak Dedi, kini hanya bisa terbaring lemas akibat penyakit paru-paru dan gangguan pembuluh darah di kepala.

Karena kondisi fisiknya yang terus menurun, Pak Dedi tak lagi mampu mencari nafkah, sehingga Jajang tanpa ragu mengambil alih gerobak bakso cuanki ayahnya agar keluarga mereka bisa bertahan hidup.

Perjuangan di jalanan malam sama sekali tidak mudah dan sangat keras untuk anak sekecil Jajang. Pernah suatu hari saat sedang keliling berjualan, ia ditertawakan dan diledek oleh teman-teman sebayanya karena masih SD tapi sudah bekerja mencari uang.

Meski sempat menangis dan menahan malu di pinggir jalan, Jajang memilih tidak menyerah karena di pikirannya hanya ada keinginan untuk melihat ayahnya sembuh kembali. Jajang gak apa-apa diledekin temen sekolah, yang penting Jajang bisa cari uang buat tebus obat Ayah

Sedihnya, gerobak bakso cuanki yang ia dorong sekuat tenaga seringkali tidak habis terjual dan untungnya pas-pasan cuma untuk modal bahan baku besok hari. Padahal, setiap bulan Jajang memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan ada biaya tebus obat dan kontrol rutin ayahnya ke rumah sakit agar penyakitnya tidak semakin memburuk.

Di balik senyum lelahnya, Jajang hanya ingin ayahnya sembuh dan ia bisa sekolah dengan tenang tanpa takut putus sekolah.

Anak sekecil Jajang harus menghadapi ujian hidup yang begitu berat sendirian. Teman-teman, yuk jadi bagian dari harapan dan kesembuhan ayahnya. Uluran tanganmu hari ini bisa jadi napas baru bagi pengobatan Pak Dedi dan masa depan sekolah Jajang.

Mari bantu kebutuhan hidup, modal usaha, dan pengobatan ayah Jajang agar langkah kecilnya menembus malam menjadi lebih ringan. 

Baca selengkapnya ▾

  • June, 29 2026

    Campaign is published

Kerabat Peduli11 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 20.881
Andhika Gayuh Pratama12 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 20.137
Suryati12 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.171
Kerabat Peduli12 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 20.535
Noura suardi1 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 20.555

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik (62)

Andhika Gayuh Pratama12 jam yang lalu
Adichandra Studio jadi studio konstruksi profitable. Kami bisa hidup, umroh, keliling dunia dari proyek Adichandra Studio
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Kerabat Peduli5 hari yang lalu
Allah mudahkan, berkahi dan muliakan hidupmu nak, sehat2 selalu yaa Aamiin Allohumma aamiin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Kerabat Peduli5 hari yang lalu
Sehat selalu ya dek,insyaAllah kelak km jadi aorang sukses Aamiin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
fahmi5 hari yang lalu
i love you jajang semangat ya
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Dahliana Abdullah sekeluarga besar6 hari yang lalu
Smg brkah brlimpah ruah, smg kita smua d brikan kshatan dan rezeki yg brkah brlimpah ruah agar dpt brbagi lbh byk lagi,, Smg d kbulkan sgr hjd dan doa2 kit s
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Bagikan melalui:
✕ Close
Perlu bantuan, hubungi Admin!