

Di usia senja, saat banyak orang memilih beristirahat, Abah Ujang (70) justru masih harus berjuang di jalanan. Setiap hari ia berkeliling menjajakan es potong titipan dari orang lain. Langkahnya pelan, tapi penuh harapan agar ada yang membeli

Namun kenyataannya dagangan sering tidak laku. Untuk makan saja, Abah hanya bisa makan es potong jualannya karena tidak punya uang untuk beli makanan. Sedih sekali, Abah harus menjalani hari-hari yang begitu berat.

Saat berjualan, Abah sering mengeluh sakit di tangannya. Ia pernah mengalami kecelakaan saat bekerja di kebun hingga membuat tangannya bengkok dan tak lagi sekuat dulu. Meski rasa sakit sering datang, Abah tetap memaksakan diri untuk terus berjualan.

“Iya sering sakit, apalagi saat membawa box yang cukup berat… tapi nggak apa-apa, yang penting usaha dulu” kata Abah.
Semua perjuangan ini bukan untuk dirinya sendiri. Di rumah, ada sang istri yang sedang berjuang melawan sakit asma dan membutuhkan biaya pengobatan. Abah hanya ingin satu hal sederhana yaitu melihat istrinya bisa kembali sehat

Kini, Abah sudah berjuang sejauh ini dengan segala keterbatasannya. Kita mungkin tak bisa menggantikan lelahnya, tapi kita bisa meringankan langkahnya. InsyaAllah, setiap bantuan yang kita berikan akan menjadi pahala, sekaligus doa untuk kesembuhan istri Abah dan kekuatan untuknya menjalani hari-hari.


![]()
Belum ada Fundraiser