


Mata bagian kanan Sitta (2 tahun) hampir pecah karena glaukoma kongenital yang dideritanya. Kelopak matanya menyusut dan mengeluarkan air mata yang bercampur darah. Penyakit mengerikan itu mengubah senyum anak ojol ini menjadi rintihan yang mengiris hati.
Sang Ayah, Pak Aang (38th) merasa syok hingga jatuh sakit karena mendengar anaknya harus menderita penyakit berat di usianya yang masih sangat kecil. Apalagi dokter sempat bilang bahwa nyawa Sitta dalam bahaya jika tidak segera dioperasi.
"Kata dokter bola matanya mengeluarkan cairan, dan operasi segera diperlukan untuk mencegah gangguan penglihatan yang parah, bahkan mungkin mengancam nyawa Sita," ujar Pak Aang dengan suara penuh kekhawatiran.
Selain itu Sitta juga harus melakukan rangkaian pengobatan lainnya. Total biaya yang harus dipersiapkan Pak Aang mencapai puluhan juta.
Sayangnya pengobatan Sitta belum bisa terlaksana. Pak Aang sebagai tulang punggung keluarga bekerja sebagai driver ojek online yang penghasilannya tak menentu. Meski sudah berusaha kerja dari seharian hingga kerap menahan lapar demi memastikan bahwa anaknya dapat memiliki susu dan perawatan yang diperlukan, namun tetap saja belum bisa menutupi biaya pengobatan.
“Saya ingin anak saya cepat sembuh dan tumbuh dengan sehat seperti anak-anak yang lain pada umumnya, agar ia bisa bermain dan bisa berkumpul dengan keluarga lagi”

#KerabatPeduli, Yuk Bantu Sitta sembuh dari glaukoma kongenital selamanya. Bantu anak ojol ini agar bisa tetap melihat indahnya dunia bersama orang-orang tercinta dengan cara:

Terima kasih,
Ruang Kita Peduli
___
Ikuti update aktivitas program ini melalui :
Instagram & Facebook: @ruangkitapeduli
website: ruangkitapeduli.org
![]()
Belum ada Fundraiser