
"Kalau Ayah sakit, Maulana sedih. Maulana pengen Ayah sehat."

Sejak usianya baru 40 hari, Maulana sudah harus kehilangan sosok ibu yang pergi meninggalkan dirinya dan sang ayah. Sejak saat itu, ia tumbuh hanya bersama ayahnya tanpa kehadiran seorang ibu dalam hidupnya.

Kini, hidup kembali memberi ujian berat. Ayah Maulana menderita sakit asma dan kesulitan berjalan, sehingga tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Setiap sepulang sekolah, Maulana tidak langsung pulang untuk beristirahat seperti anak lainnya. Ia justru keliling jualan jajanan dari satu tempat ke tempat lain demi membantu bertahan hidup bersama ayahnya. Namun hasil jualannya tidak selalu laku, dan sering kali ia pulang dengan pendapatan yang sangat sedikit.

Di tengah keterbatasan itu, Maulana bahkan tidak memiliki uang untuk membeli sepatu baru maupun perlengkapan sekolah lainnya. Ia masih menggunakan sepatu yang sudah sobek dan rusak untuk berangkat sekolah sekaligus berjualan.
Meski begitu, ia tetap berusaha kuat tanpa mengeluh, karena satu-satunya yang ia inginkan hanyalah bisa terus sekolah dan melihat ayahnya sehat kembali.
Teman-teman, saatnya kita hadir untuk Maulana dan membantunya melanjutkan perjuangan ini yuk:

Bantuan yang diberikan akan digunakan untuk kebutuhan makan sehari-hari Maulana dan ayahnya, biaya sekolah Maulana termasuk seragam, alat tulis, buku, serta perlengkapan sekolah lainnya, serta untuk membelikan sepatu baru dan perlengkapan sekolah yang lebih layak bagi Maulana, sekaligus membantu pengobatan dan kebutuhan medis ayahnya.
Setiap kebaikan yang Anda titipkan hari ini sangat berarti untuk membantu Maulana tetap bisa bersekolah, memiliki perlengkapan yang layak, serta meringankan beban ayahnya agar dapat menjalani hari dengan lebih tenang dan penuh harapan.

![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik