ImageBantu Difabel Penjual Burung Nafkahi Ibunya...
Image

Bantu Difabel Penjual Burung Nafkahi Ibunya

Image
Pameungpeuk, Garut
Rp 8.414.834 terkumpul dari Rp 30.000.000
206 Donasi sudah berakhir

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Duduk termenung ditepi sebuah gang kecil sambil memangku sebuah kotak kusam berisikan seekor burung. Saat kami hampiri dan bertanya pada beliau, dengan susah payah beliau menjawab "Jualan burung, sudah hampir 2 bulan belum laku ..."

Ternyata beliau seorang tunawicara, dikampungnya dipanggil dengan sebutan Mang Amin yang sehari harinya berjualan burung keliling kampung. 

Hidup dengan keterbatasan fisik tak membuat Mang Amin (42th) warga Pameungpeuk, Garut pasrah dan meratapi nasib. Meski tunawicara dan kaki sedikit pincang sejak kecil, beliau tetap berusaha cari nafkah demi bisa menghidupi ibunya dengan berjualan burung keliling kampung.

Bermodal selembar tulisan tangan diatas sangkar, Mang Amin berharap ada yang membeli burung yang ia jual. Malang, hampir 2 bulan belum juga ada pembelinya. Sulitnya mendapatkan pekerjaan membuat Mang Amin hanya mengandalkan penghasilan dari berjualan burung yang penghasilannya tak menentu. 

Perjuangan Mang Amin tidak sebanding dengan yang didapatkan. Mang Amin harus keluar masuk hutan dengan berbagai resiko untuk mendapatkan burung yang akan beliau jual. Jika kurang beruntung, beliau harus rela berhari-hari di dalam hutan untuk memperoleh hasil tangkapan.

Hebatnya,semangat Mang Amin tak pernah pudar. Hinaan dan cacian bukan masalah besar bagi beliau. Namun yang selalu membuatnya bersedih karena belum bisa membahagiakan sang ibu. 

Mang Amin belum pernah menikah dan hanya hidup bersama ibunya di sebuah rumah panggung sederhana. Atap bocor, dinding rapuh dan tidur bahkan tak beralas kasur.

"Rumah sudah reyot, kalau hujan ya pastinya bocor. Pengen diperbaiki tapi uang dari mana? Untuk makan aja kami susah. Tapi alhamdulillah masih ada saudara dan tetangga yang membantu kami untuk bisa makan" Ujar Sang Ibu


Mang Amin begitu sayang pada ibunya. Beliau rela menahan lapar agar sang ibu bisa makan. Setiap hari beliau meminta maaf kepada ibunya karena burung yang beliau jual tak kunjung laku.

Orangbaik, dampingi perjuangan Mang Amin yang penuh keterbatasan agar bisa mewujudkan harapannya Yuk! Jangan lupa bagikan informasi ini agar semakin banyak bantu Mang Amin.

 

Salam Hangat

Ruang Kita Peduli

Instagram, Facebook, Tiktok: @ruangkitapeduli

website: ruangkitapeduli.org

 

Baca selengkapnya ▾

  • July, 4 2024

    Campaign is published

Kerabat Peduli2 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 30.504
Hendri2 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.633
Kerabat Peduli2 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.263
Kerabat Peduli2 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 20.185
Kerabat Peduli2 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 30.944

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik (54)

Hendri2 tahun yang lalu
Semoga amanah. Uang diberikan kepada yang berhak. Allah maha melihat
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Kerabat Peduli2 tahun yang lalu
Bismillah, semoga berkah dan menjadi ladang pahala utk hamba & keluarga. Mohon dilancarkan rezeki hamba & keluarga hamba aamiin 🤲🏻
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Kerabat Peduli2 tahun yang lalu
Bismillah semoga Allah selalu mudahkan, lancarkan dan berkahi setiap urusan kita aamiin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Kerabat Peduli2 tahun yang lalu
Ya Rob jadikan anak2ku Rizki Amalia & M. Ilham Fajaraditya bin Tjiptandi menjadi anak2 yg Sholeh-ha. Dan berikan hamba jodoh yg baik menurut-Mu. Aamiin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Kerabat Peduli2 tahun yang lalu
Semoga Allah mempertemukan dg org baik
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Bagikan melalui:
✕ Close
Perlu bantuan, hubungi Admin!