

Sedih sekali, masih ada orang yang tega memanfaatkan kelemahan orang lain yang penuh keterbatasan. Hal itulah yang dialami Abah Isep (55), seorang penyandang disabilitas ganda yang sejak lahir mengalami keterbatasan dalam berbicara dan mendengar.
Kondisi tersebut membuat tubuh Abah kaku dan tangannya sering bergetar hebat saat memegang sesuatu, bahkan untuk makan dan berganti pakaian pun Abah masih harus dibantu oleh sang kakak yang selama ini merawatnya.

Sudah banyak sekali hal-hal nggak mengenakkan yang Abah alami, mulai dari uang modal Rp300 ribu yang dikumpulkan susah payah dibawa kabur orang, pernah terjatuh sampai kepalanya terbentur dan berdarah, hingga ketika tiba-tiba sakit, sang kakak harus kebingungan mencari pinjaman uang untuk menyewa ojek agar bisa membawa Abah ke puskesmas.
Namun, Abah tidak ingin menyerah pada keadaannya dan memilih tetap berusaha daripada mengandalkan belas kasihan orang lain. Meski untuk berjalan saja harus dibantu, Abah tetap berjualan kopi di depan masjid setiap hari. Sejak pukul 5 pagi, sang kakak harus memapah Abah menuju tempat berjualan hingga siang hari.

Abah Isep adalah satu dari banyak orang yang di tengah segala keterbatasannya masih harus berjuang sekeras ini hanya untuk mendapatkan sesuap nasi. Di usia 55 tahun, Abah hanya ingin bisa makan dengan cukup tanpa harus terus khawatir bagaimana mendapatkan uang untuk membeli makanan esok hari.
Orangbaik, mari bersama bantu cukupi kebutuhan makan dan gizi Abah Isep agar ia bisa menjalani hari-harinya dengan lebih layak.
Sisihkan sedikit rezeki terbaikmu hari ini, karena bantuanmu bisa menjadi penguat bagi Abah untuk memenuhi kebutuhan makan dan bertahan hidup bersama sang kakak.


![]()
Belum ada Fundraiser