Hari-hari Abah Kanan selalu diisi dengan mendorong sepeda tuanya berkeliling kampung. Di atas sepeda itu, dua buah pintu kayu berdiri kokoh barang dagangan yang jarang dicari orang, namun tetap setia ia jajakan setiap hari demi menyambung hidup.
Di balik langkah pelannya, Abah Kanan memikul beban berat. Kebutuhan hidup terus menekan, mulai dari biaya kontrakan yang harus dibayar, istri yang tengah sakit dan membutuhkan perhatian, hingga kebutuhan makan sehari-hari yang tak bisa ditunda. Sementara itu, penghasilan yang didapat sangat tidak menentu, bahkan sering kali tak sebanding dengan tenaga yang dikeluarkan.

Melihat kondisi tersebut, bantuan berupa paket sembako dan santunan tunai disalurkan sebagai bentuk kepedulian kepada Abah Kanan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan harian serta membantu memenuhi kebutuhan mendesak yang tengah dihadapi keluarga kecilnya.

Semoga bantuan yang diberikan membawa manfaat dan menjadi penguat langkah Abah Kanan dalam menjalani hari-harinya. Doa terbaik dipanjatkan untuk para dermawan, semoga setiap kebaikan yang diberikan dibalas dengan keberkahan dan menjadi amal yang bernilai di sisi-Nya.
Salam Hangat
Ruang Kita Peduli






