Hallo Kerabat Peduli... Kalian masih ingat dengan kisah abah didi? Seorang kakek Penjual Ikan Hias Keliling Asal Majalengka. Sebelum menjadi penjual ikan, abah terlebih dahulu bekerja sebagai supir angkutan umum, namun kejadian naas menimpanya, dimana beliau mengalami babak belur akibat pengeroyokan salah sasaran.
Pengeroyokan tersebut membuat abah alami patah tulang kaki hingga kehilangan penglihatan dimata sebelah kanan. Hal ini mendorongnya untuk beralih mata pencaharian sebab selain karena rasa trauma, beliau pun khawatir membayakan penumpang dalam kondisi mata yang sudah tak awas lagi.
Namun tak mudah juga bagi abah mencari pelanggan sebab dirinya tak memiliki pengalaman dalam jual-beli, hingga tak menerus memperoleh kepastian penghasilan membuat dirinya terpaksa ditinggal sang istri.

Usia yang sudah tak muda, ditambah lagi fisik yang tak prima kerap menghambat langkahnya tuk mencari penghasilan. Beliaupun khawatir jika nasib buruk kan menimpanya ketika sedang berjualan.
Namun, Alhamdulilah kekhawatiran tersebut terjawab dengan datangnya bantuan dari para #KerabatPeduli semua. Kini abah tak perlu lagi susah payah mencari rupiah dijalanan, sebab ada dukungan usaha warung yang telah dipersiapkan baginya. Bisa berjualan dirumah merupakan keinginan yang telah lama ia nantikan, sebab potensi ancamannya pun tak sebesar bekerja dijalanan.

Selain menghadirkan dukungan usaha warung, Kita Peduli dan Global Sedekah Movement menyampaikan juga bantuan lain seperti santunan tunai, sembako, renovasi rumah, hingga pemenuhan kebutuhan harian lainnya.
Abah Didi sangat berterimakasih atas bantuan yang telah kerabat berikan dan turut mendoakan agar Allah SWT mengganti kebaikan kerabat dengan kebaikan kembali. Aamiin
Salam Hangat
Ruang Kita Peduli >< Global Sedekah Movement








